ENID Mulai project

Harga Jasa UI/UX Design: Faktor Penentu Biaya dan Cara Menyusun Scope

Harga jasa UI/UX design ditentukan scope: jumlah alur, riset, prototipe, dan testing. Kenali model harga dan cara menyusun project yang pas dengan budget.

Tim rekursiv · 3 menit baca

Aplikasi trading Bahana DXTrade dalam polaroid, dengan penjepit kertas dan kartu nama rekursiv
Di artikel ini

Harga jasa UI/UX design tidak ditentukan per layar, tapi oleh scope. Yang kamu bayar mengikuti berapa banyak alur dan tipe user di produkmu, seberapa dalam riset dan usability testing yang termasuk, dan apa saja yang kamu terima di akhir. Artikel ini menguraikan faktor-faktor itu supaya kamu bisa membandingkan penawaran dengan adil dan menyusun project yang pas dengan budget.

Lihat jasa desain UI/UX kami.

Apa yang Kamu Bayar dalam Jasa UI/UX

Project UI/UX bukan sekadar menggambar layar. Sebagian besar nilainya ada di pekerjaan sebelum dan di sekitar layar itu:

  • Riset: wawancara dan data analytics yang menunjukkan cara orang benar-benar memakai produkmu.
  • Alur dan struktur: user journey, arsitektur informasi, dan wireframe.
  • Desain UI: tampilan visual setiap layar, termasuk state kosong, loading, error, dan berhasil.
  • Prototype: versi yang bisa diklik dan dicoba sebelum apa pun dibangun.
  • Usability testing: mengamati user sungguhan menyelesaikan tugas utama, lalu memperbaiki bagian yang bikin mereka tersandung.
  • Serah terima: file Figma, design system, dan dokumentasi untuk developer.

Kalau ada penawaran yang terlihat jauh lebih murah, cek bagian mana yang tidak termasuk.

Faktor yang Menentukan Harga

FaktorKenapa biayanya berubah
Jumlah alurDaftar akun, checkout, dan pengaturan akun masing-masing pekerjaan sendiri, lengkap dengan state dan edge case-nya
Tipe userAplikasi pelanggan ditambah dashboard admin itu dua produk, bukan satu
PlatformiOS, Android, web, dan tablet perlu layout yang dicek dan disesuaikan
Kedalaman risetBeberapa wawancara berbeda dengan studi di banyak kota yang perlu rekrutmen
Putaran testingSatu putaran untuk alur utama, atau testing setiap iterasi besar
Design systemKomponen yang bisa dipakai ulang butuh waktu di awal, tapi mempercepat setiap layar baru
Regulasi industriKeuangan, kesehatan, dan layanan publik menambah pengecekan kepatuhan dan aksesibilitas
TimelineDeadline yang mepet butuh tim lebih besar yang bekerja paralel

Model Harga yang Umum

  1. Project tetap. Scope, deliverable, dan timeline jelas dengan satu harga. Cocok kalau alurnya sudah jelas.
  2. Waktu tim. Kamu memesan desainer dan peneliti untuk beberapa minggu. Cocok kalau scope masih bisa berubah seiring temuan.
  3. Retainer bulanan. Partner desain untuk produk yang sudah live dan rutin menambah fitur.
  4. Per layar. Umum untuk pekerjaan visual kecil. Biasanya tidak mencakup riset, alur, atau testing, jadi hati-hati kalau dipakai untuk produk utuh.

Nilai Riset yang Baik: Dua Contoh

Riset dan testing adalah bagian yang paling sering dipotong supaya budget turun. Studi kasus kami menunjukkan kenapa keduanya sepadan.

Bahana Sekuritas. Aplikasi trading DXTrade sudah bertahun-tahun tidak diperbarui besar-besaran. Kami menjalankan riset user, lalu mendesain ulang pengalaman dan UI-nya. Hasilnya, pendaftaran jadi 62% lebih cepat, mencari produk 92% lebih cepat, waktu sampai pembelian di bawah 18 detik, dan ada 8+ fitur baru.

IFGIFGLihat project →

One by IFG. Aplikasi keuangan yang menggabungkan asuransi, reksa dana, obligasi, dan saham. Sebelum launch, kami menjalankan wawancara mendalam dan usability testing dengan 15 user, lalu menyusun strategi UX dan desainnya. Aplikasinya mencapai 75K user dalam 8 bulan dengan rating 4.9.

Di dua project ini, masalah ketemu di tahap desain, saat memperbaikinya cukup dengan mengubah prototipe, bukan menulis ulang kode.

Cara Menjaga Biaya Tetap Terkendali

  • Tulis brief satu halaman: tujuan, siapa user-nya, alur utama, dan seperti apa hasil yang dianggap berhasil.
  • Mulai dari satu alur utama: desain, buat prototipe, dan uji sampai tuntas sebelum diperluas.
  • Uji lebih awal dan ramping: lima sampai delapan orang per kelompok user dalam satu putaran sering sudah menemukan masalah terbesar.
  • Pakai design system: layar baru jadi lebih cepat dibuat setelah komponennya ada.
  • Minta proposal tetap dengan daftar deliverable, supaya jelas apa yang termasuk dan apa yang tidak.
  • Pegang file-nya: pastikan file Figma, design system, dan temuan riset diserahkan ke kamu.

Cara Mulai

Pilih alur yang paling penting untuk bisnismu, misalnya pendaftaran, onboarding, atau checkout, lalu kirim brief singkat ke kami. rekursiv mengerjakan aplikasi, website, dan dashboard sejak 2021, dengan riset, desain, dan development dalam satu tim, jadi yang kami uji itulah yang dibangun. Kami akan membalas dengan proposal yang scope-nya jelas dan harganya tetap.

Siap menyusun project-mu? Hubungi kami.

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan

Harga jasa UI/UX design itu ditentukan oleh apa?

Harga jasa UI/UX design adalah biaya untuk meriset, mendesain, membuat prototipe, dan menguji alur serta layar sebuah aplikasi, website, atau dashboard. Besarnya ditentukan jumlah alur dan tipe user, seberapa banyak riset dan usability testing yang termasuk, dan apa saja yang kamu terima di akhir project.

Bagaimana model harga jasa UI/UX?

Biasanya per project dengan scope tetap, berdasarkan waktu tim untuk periode tertentu, atau retainer bulanan untuk produk yang terus berkembang. Harga per layar umum untuk pekerjaan kecil, tapi tidak mencakup bagian yang paling penting: riset, alur, dan testing.

Kenapa penawaran harga UI/UX bisa beda jauh?

Karena pekerjaan yang dicakup berbeda. Satu penawaran mungkin hanya desain visual, yang lain sudah termasuk wawancara, prototipe yang bisa diklik, usability testing, dan design system. Bandingkan isi deliverable-nya, bukan cuma totalnya.

Apakah riset boleh dilewati supaya lebih murah?

Kamu bisa mulai ramping, misalnya beberapa wawancara dan satu putaran testing untuk alur utama. Kalau riset dilewati sama sekali, biayanya biasanya pindah ke tahap development, saat perubahan jauh lebih lambat dan mahal.

Apa saja yang seharusnya ada dalam project UI/UX?

Minimal: alur yang disepakati dalam file Figma lengkap dengan semua state, prototipe yang bisa diklik, temuan dari testing dengan user sungguhan, serta komponen dan dokumentasi yang dibutuhkan developer.

Sumber

Angka project dari case study rekursiv

Project Terkait

Artikel Lain

Semua artikel →

Langkah berikutnya

Punya Brief yang Mirip? Ayo Ngobrol.