UX Aplikasi Trading Saham: Cara Merancang Aplikasi yang Dipercaya Investor
UX aplikasi trading saham: alur yang paling menentukan, cara mengujinya ke investor sungguhan, dan hasilnya di aplikasi Mirae Asset dan Bahana.

Di artikel ini
UX aplikasi trading saham menentukan apakah investor bisa mendaftar, menemukan saham, dan pasang order tanpa ragu. Saat hampir semua sekuritas menawarkan produk yang mirip, aplikasi yang terasa lebih cepat dan lebih jelas yang akan dibuka setiap hari. Caranya: uji alur utama ke investor sungguhan, lalu perbaiki bagian yang bikin mereka melambat.
Lihat jasa pembuatan aplikasi fintech kami.
Apa Saja yang Termasuk UX Aplikasi Trading?
Aplikasi trading harus melayani dua tipe orang yang sangat berbeda sekaligus. Trader aktif butuh kecepatan dan informasi yang padat. Pemula butuh panduan dan rasa aman sebelum order pertamanya. UX yang baik melayani keduanya tanpa bikin salah satunya bingung.
Alur yang paling menentukan:
| Alur | Seperti apa yang baik |
|---|---|
| Registrasi dan onboarding | Langkahnya sedikit, alasan tiap dokumen jelas, progres terlihat |
| Pencarian produk | Pencarian dan kategori yang cepat sampai ke saham atau reksa dana |
| Layar harga dan portofolio | Angka penting terbaca sekilas, detail cukup satu tap |
| Pemasangan order | Jenis order, jumlah, dan biaya jelas sebelum konfirmasi |
| Bantuan untuk pemula | Istilah yang gampang dipahami, dan bantuan tepat saat mengambil keputusan |
Hambatan yang Sering Muncul
- Registrasi yang panjang. Verifikasi identitas memang wajib, tapi langkah yang tidak jelas bikin orang berhenti di tengah jalan.
- Produk susah dicari. Investor sudah tahu apa yang dicari, tapi butuh waktu lama untuk sampai ke sana.
- Istilah yang asing. Jargon di layar order bikin pemula ragu.
- Tampilan yang ketinggalan. Aplikasi yang bertahun-tahun tidak diperbarui terasa lebih lambat dari pesaing baru, walaupun fiturnya sama.
Merancang untuk Kepercayaan
Investor menitipkan tabungannya ke aplikasi trading. Jadi setiap layar bisa menambah rasa yakin, atau malah menguranginya. Beberapa prinsip yang membantu:
- Tampilkan gambaran lengkap sebelum konfirmasi. Jenis order, jumlah lot, harga, dan biaya dalam satu layar, dengan langkah akhir yang jelas.
- Jelaskan dulu, baru minta. Kasih tahu kenapa aplikasi butuh dokumen atau izin tertentu sebelum memintanya.
- Pikirkan pemula dan trader sekaligus. Sediakan penjelasan singkat untuk investor baru tanpa memperlambat yang sudah berpengalaman. Misalnya, link bantuan di samping istilah, bukan pop-up di setiap order.
- Buat status order gampang dilihat. Setelah order dipasang, tunjukkan dengan jelas apakah statusnya menunggu, match, atau dibatalkan.
Dua Project Aplikasi Trading dan Hasilnya
Mirae Asset Sekuritas: Riset Sebelum Launch
Mirae Asset Sekuritas akan meluncurkan M-Stock untuk bersaing dengan aplikasi investasi dari start-up. Sebelum itu, mereka ingin bukti bahwa customer journey-nya sudah jalan dengan baik. Kami menjalankan usability testing dengan 30 trader, investor, dan pemula, menyusun strategi perbaikan UI, dan berdiskusi dengan manajemen senior soal arah aplikasinya.
Aplikasinya meraih rating 4,7, dan 89% strategi yang kami susun diterapkan.
Mirae Asset SekuritasLihat project →
Bahana Sekuritas: Menyegarkan DXTrade
DXTrade, platform trading Bahana, sudah bertahun-tahun tidak dapat pembaruan besar. Sementara itu, pesaingnya terus memperbaiki pengalaman user. Engagement turun, terutama di kalangan investor muda. Kami mengerjakan riset pengguna, experience design, dan desain UI untuk menjadikannya aplikasi investasi multi-aset yang modern.
Hasilnya:
- 8+ fitur baru
- Registrasi 62% lebih cepat
- Pencarian produk 92% lebih cepat
- Kurang dari 18 detik sampai pembelian
Cara Memperbaiki UX Aplikasi Trading
- Tentukan tugas utama. Daftar, cari produk, beli, jual, cek portofolio.
- Rekrut campuran pengguna yang nyata. Trader aktif, investor jangka panjang, dan pemula punya kebiasaan yang berbeda.
- Jalankan usability testing. Beri tugas nyata ke setiap peserta, catat waktu dan langkahnya, dan lihat di mana mereka ragu.
- Urutkan perbaikan. Mulai dari yang menghambat registrasi dan order pertama.
- Desain ulang dan buat prototype. Uji lagi alur barunya sebelum masuk development.
- Ukur setelah rilis. Bandingkan waktu tugas, rating aplikasi, dan aktivitas transaksi dengan kondisi awal.
Registrasi mengumpulkan data identitas dan keuangan. Jelaskan kegunaan setiap data, minta persetujuan, dan kelola datanya sesuai UU PDP No. 27/2022. Penjelasan yang jelas juga membangun kepercayaan, dan aplikasi trading sangat butuh itu.
Untuk pengujiannya, lihat jasa usability testing kami.
Cara Mulai
Kirim aplikasi atau prototype kamu, plus alur yang paling kamu khawatirkan. Kami akan mengusulkan peserta, tugas, dan metriknya, lalu mengujinya sebelum kamu memutuskan desain ulang. Hubungi kami untuk mereview aplikasi trading kamu.
Pertanyaan yang Sering Ditanyakan
Apa itu UX aplikasi trading saham?
UX aplikasi trading saham adalah pengalaman investor saat memakai aplikasi saham atau multi-aset: mendaftar, mencari produk, membaca harga, dan pasang order. UX yang baik bikin semua itu cepat dan jelas, jadi orang percaya menaruh uangnya di aplikasi itu.
Alur mana yang paling penting di aplikasi trading?
Registrasi dan onboarding, pencarian saham atau produk, layar order, dan konfirmasi beli atau jual. Di titik-titik inilah user paling sering berhenti atau salah langkah.
Bagaimana cara menguji UX aplikasi trading?
Jalankan usability testing dengan orang yang akan memakainya: trader aktif, investor jangka panjang, dan pemula. Minta mereka menyelesaikan tugas nyata, lalu catat di mana mereka ragu. Untuk Mirae Asset, kami menguji dengan 30 peserta sebelum launch.
Bagaimana mengukur perbaikan UX aplikasi trading?
Ukur waktu dan jumlah langkah untuk tugas utama, seperti waktu registrasi, waktu menemukan produk, dan waktu sampai pembelian. Tambahkan rating aplikasi dan aktivitas transaksi setelah rilis.
Apakah UX aplikasi trading berkaitan dengan data pribadi?
Ya. Registrasi mengumpulkan data identitas dan keuangan, jadi alurnya perlu menjelaskan kegunaan setiap data, meminta persetujuan, dan mengikuti UU PDP No. 27/2022.
Sumber
Angka project dari case study rekursiv
- Pre-launch UX research for a trading app Mirae Asset Sekuritas
- Revitalizing a stock trading app Bahana Sekuritas




