Riset & Strategi · Usability testing · Jakarta
Jasa usability testing di Indonesia yang menunjukkan di mana pengguna bingung.
Kami mengamati pengguna nyata mencoba tugas nyata di aplikasi atau website kamu, lalu memberikan daftar yang perlu diperbaiki duluan, lengkap dengan desain perbaikannya.
Tim yang pernah bekerja dengan kami
Yang Termasuk
Usability Testing dengan Moderator
Researcher memandu setiap sesi, tatap muka atau lewat panggilan, dan menanyakan alasan di balik setiap tindakan.
Tes Jarak Jauh & Tanpa Moderator
Peserta menguji di HP mereka sendiri dari rumah, jadi perilakunya terlihat dalam skala besar dan di kota lain.
Rekrutmen Sesuai Pengguna Kamu
Kami menyaring orang yang benar-benar memakai produk kamu: trader, klien korporat, pengguna baru, sampai wilayah di luar Jakarta.
Sesi Berbahasa Indonesia
Dipandu tim kami sendiri dalam Bahasa Indonesia atau Inggris, dengan rekaman dan catatan yang bisa ditonton ulang.
Angka, Bukan Opini
Keberhasilan tugas, waktu, kesalahan, dan kepuasan, supaya sebelum dan sesudah redesign bisa dibandingkan.
Perbaikan dan Tes Ulang
Daftar masalah berdasarkan tingkat keparahan, alur yang sudah didesain ulang, dan putaran kedua untuk membuktikannya.
Hasil dari Project Kami
62%pendaftaran lebih cepatBahana Sekuritas
92%cari produk lebih cepatBahana Sekuritas
−66%waktu pencarian rata-rataKalbe, 9 negara
4,7rating aplikasi setelah launchMirae Asset Sekuritas
Usability Testing, Dijelaskan
Apa Itu Usability Testing?
Usability testing adalah mengamati orang sungguhan memakai produk kamu untuk menyelesaikan tugas nyata, misalnya daftar, mencari produk, atau membayar, lalu mencatat di mana mereka ragu, salah, atau menyerah. Hasilnya menunjukkan apa yang orang lakukan, yang sering berbeda dengan apa yang mereka katakan di survei.
Kapan Sebaiknya Dites?
- Sebelum dibangun: tes prototipe, saat perubahan masih murah.
- Sebelum launch: cek alur utama dengan orang yang mirip pengguna kamu.
- Setelah launch: saat data menunjukkan drop-off yang tidak bisa dijelaskan.
- Sebelum redesign: supaya tahu apa yang dipertahankan dan apa yang diperbaiki.
Berapa Peserta yang Dibutuhkan?
Untuk satu kelompok pengguna, lima sampai delapan peserta biasanya sudah menunjukkan masalah utama dengan jelas. Kalau produk kamu punya beberapa kelompok, misalnya pemula dan trader aktif, setiap kelompok dites. Di project klien kami jumlahnya mulai dari 10 peserta klien korporat untuk sistem cash management bank sampai 30 peserta dari kalangan trader, investor, dan pemula untuk aplikasi trading.
Yang Kamu Dapat di Akhir
- Daftar masalah berdasarkan tingkat keparahan, dengan potongan video dari sesi.
- Angka per tugas: keberhasilan, waktu, kesalahan, dan kepuasan.
- Rekomendasi, dan kalau kamu mau, alur yang sudah didesain ulang oleh desainer kami.
- Putaran kedua untuk membuktikan perbaikannya berhasil.
Apa yang Menentukan Biaya
Ruang lingkupnya, bukan paket tetap: berapa kelompok pengguna, berapa peserta, seberapa sulit direkrut, dengan moderator atau jarak jauh, berapa kota, dan apakah kamu ingin redesign juga. Kami menyusun setiap studi setelah ngobrol singkat, dan menjaganya tetap hemat dengan mulai dari satu alur yang paling penting.
Jenis Usability Test yang Kami Jalankan
Tes dengan Moderator
Satu peserta, satu researcher, langsung. Paling pas kalau kamu perlu tahu alasannya.
Tes Tanpa Moderator
Peserta menyelesaikan tugas sendiri, direkam. Paling pas untuk jangkauan dan kecepatan.
Wawancara Think-Aloud
Peserta menyuarakan pikirannya sambil memakai produk, jadi keraguan mereka terlihat.
Tes Lapangan
Tes di tempat produk dipakai: toko, kantor cabang, stasiun, atau rumah.
Expert Review
Evaluasi heuristik oleh researcher kami, diurutkan berdasarkan tingkat keparahan, sebelum atau bersamaan dengan tes pengguna.
Eye Tracking & Heatmap
Ke mana mata orang melihat lebih dulu, dan di mana mereka klik dan scroll, ditampilkan sebagai heatmap di layar kamu.
Tes Benchmark
Tugas yang sama diukur sebelum dan sesudah redesign, untuk menunjukkan apa yang berubah.
Cek Aksesibilitas
Kontras, ukuran teks, dan alur dicek untuk orang yang memakai produk dalam kondisi sulit.
Kenapa Usability Testing Bersama rekursiv.
Researcher yang Juga Mendesain dan Membangun
Tim yang menjalankan studi kamu bisa mendesain ulang alurnya dan membangunnya, jadi temuan tidak hilang saat serah terima.
Tidak Hanya Jakarta
Sesi jarak jauh di seluruh Indonesia dan tes lapangan di kota lain, supaya kamu mendengar seluruh pasarmu.
Bahasa dan Konteks Lokal
Sesi dalam Bahasa Indonesia dengan peserta yang direkrut sesuai pengguna sebenarnya.
Teruji di Produk yang Diatur Regulasi
Bank, sekuritas, asuransi, dan layanan publik, tempat alur yang membingungkan berarti kehilangan uang dan kepercayaan.
Industri: Perbankan & keuanganSekuritas & tradingAsuransiLayanan publik & BUMNTelekomunikasiE-commerceKesehatan konsumen
Alur Satu Usability Study
- 01Rencanakan pertanyaan penting untuk bisnis, tugas, dan siapa yang ditanya.Rencana tes & tugas
- 02Rekrut peserta yang mirip pengguna sungguhan.Peserta tersaring
- 03Tes sesi dengan moderator atau jarak jauh, semuanya direkam.Rekaman & catatan
- 04Ukur keberhasilan, waktu, kesalahan, dan kepuasan per tugas.Scorecard
- 05Perbaiki daftar berurutan, redesign, dan tes ulang.Perbaikan & desain
Project
Registration 62% fasterRevitalizing a Stock Trading App
Bahana Sekuritas8+ new features
One website, nine countriesOne Website for Nine Countries
Kalbe Consumer Health9 countries launched
Tested by 30 traders firstPre-Launch UX Research for a Trading App
Mirae Asset Sekuritas4.7 app rating
75K users in 8 monthsOne by IFG, an All-in-One Finance App
IFG75K users in 8 months
Revamping a super appRevamping the PLN Mobile Super App
PLN8 personas, usability-tested across Indonesia
Testing Access by KAIUsability Testing for Access by KAI
KAI
Cash management, made clearBTN Cash Management System
Bank BTN
Segmentation to redesignFrom Segmentation to a Tested Redesign
Adult lifestyle e-commerce · Under NDA157 people tested & interviewedPertanyaan yang Sering Ditanyakan
Apa itu usability testing?
Usability testing adalah mengamati pengguna nyata menyelesaikan tugas nyata di aplikasi atau website kamu, lalu mencatat di mana mereka ragu, salah, atau menyerah, supaya kamu tahu persis apa yang harus diperbaiki.
Berapa biaya usability testing di Indonesia?
Tergantung ruang lingkupnya: jumlah kelompok pengguna dan peserta, seberapa sulit direkrut, dengan moderator atau jarak jauh, jumlah kota, dan apakah kamu ingin redesign juga. Kami menyusun setiap studi setelah ngobrol singkat.
Berapa peserta yang dibutuhkan?
Biasanya lima sampai delapan per kelompok pengguna. Kalau ada beberapa kelompok, misalnya pemula dan trader aktif, setiap kelompok kami tes.
Bisa tes dengan pengguna di luar Jakarta?
Bisa. Kami menjalankan sesi jarak jauh di seluruh Indonesia dan tes lapangan di kota lain.
Yang dites prototipe atau produk yang sudah live?
Keduanya. Tes prototipe sebelum development adalah waktu termurah untuk menemukan masalah; tes produk live menunjukkan di mana pengguna nyata berhenti.
Bisa bantu rekrut peserta?
Bisa. Kami menyaring orang yang sesuai dengan pengguna kamu, atau mengetes dengan pelanggan kamu sendiri kalau kamu mau.
Apa bedanya usability testing dengan survei?
Survei memberi tahu apa yang orang katakan; usability testing memperlihatkan apa yang mereka lakukan. Kebanyakan tim butuh keduanya di waktu yang berbeda.
Apakah kalian juga mendesain ulang temuannya?
Ya. Desainer dan developer kami mengubah temuan jadi alur yang sudah diperbaiki, lalu kami tes lagi.
Apakah kalian menandatangani NDA?
Ya. Beberapa studi kami berada di bawah NDA, dan hanya kami tampilkan berdasarkan industri, metode, dan skalanya.
Baca Juga
Riset & UXUsability Testing: Panduan Praktis untuk Tim Produk di IndonesiaApa itu usability testing, kapan sebaiknya dilakukan, butuh berapa peserta, langkah-langkahnya, dan hasil nyata dari aplikasi keuangan dan website brand di Indonesia.
Riset & UXFaktor yang Menentukan Biaya Usability Testing (dan Cara Menghematnya)Faktor yang menentukan harga usability testing: kelompok pengguna, jumlah peserta, rekrutmen, metode, kota, dan hasil yang didapat. Plus cara menjalankan studi yang hemat.
Riset & UXRiset UX vs Survei: Mana yang Kamu Butuhkan?Survei memberi tahu apa yang orang katakan; riset UX memperlihatkan apa yang mereka lakukan. Kapan memakai masing-masing, cara menggabungkannya, dan contoh nyata dari studi di Indonesia.Langkah berikutnya









